{"id":79,"date":"2025-07-31T02:52:00","date_gmt":"2025-07-31T02:52:00","guid":{"rendered":"http:\/\/localhost\/webpn\/?p=79"},"modified":"2026-07-20T15:11:44","modified_gmt":"2026-07-20T08:11:44","slug":"kepaniteraan-pidana","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/pn-situbondo.go.id\/index.php\/2025\/07\/31\/kepaniteraan-pidana\/","title":{"rendered":"Kepaniteraan Pidana"},"content":{"rendered":"\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li>Pelaksanaan pemeriksaan dan penelaahan kelengkapan berkas perkara pidana;<\/li>\n\n\n\n<li>Pelaksanaan registrasi perkara pidana ;<\/li>\n\n\n\n<li>Pelaksanaan penerimaan permohonan praperadilan dan pemberitahuan kepada termohon ;<\/li>\n\n\n\n<li>Pelaksanaan distribusi perkara yang telah diregister untuk diteruskan kepada Ketua Majelis Hakim berdasarkan Penetapan Penunjukan Majelis Hakim dari Ketua Pengadilan ;<\/li>\n\n\n\n<li>Pelaksanaan penghitungan, penyiapan dan pengiriman penetapan penahanan, perpanjangan penahanan dan penangguhan penahanan ;<\/li>\n\n\n\n<li>Pelaksanaan penerimaan permohonan ijin \/ persetujuan penggeledahan dan ijin\/persetujuan penyitaan dari penyidik ;<\/li>\n\n\n\n<li>Pelaksanaan penerimaan kembali berkas perkara yang sudah diputus dan diminutasi ;<\/li>\n\n\n\n<li>Pelaksanaan penerimaan dan pengiriman berkas perkara yang dimohonkan banding, kasasi dan peninjauan kembali ;<\/li>\n\n\n\n<li>Pelaksanaan pengawasan terhadap pemberitahuan isi putusan upaya hukum kepada Jaksa Penuntut Umum dan Terdakwa dan melampirkan pemberitahuan isi putusan kepada Pengadilan Tinggi dan Mahkamah Agung;<\/li>\n\n\n\n<li>Pelaksanaan penyimpanan berkas perkara yang belum mempunyai kekuatan hukum tetap ;<\/li>\n\n\n\n<li>Pelaksanaan penyerahan berkas perkara yang sudah berkekuatan hokum tetap kepada Panitera Muda Hukum ;<\/li>\n\n\n\n<li>Pelaksanaan urusan tata usaha kepaniteraan pidana ;<\/li>\n\n\n\n<li>Pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh Panitera ;<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>PROSEDUR PERKARA PIDANA<\/strong><\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image is-resized\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/pn-prabumulih.go.id\/images\/untitled%20folder\/prosedur_pid_001.jpg\" alt=\"prosedur_pid_001.jpg\" style=\"aspect-ratio:1.53848065097211;width:1114px;height:auto\"\/><\/figure>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li>Penunjukan hakim atau majelis hakim dilakukan oleh KPN setelah Panitera mencatatnya di dalam buku register perkara seterus\u00acnya diserahkan kepada Ketua Pengadilan Negeri untuk menetapkan Hakim\/ Majelis yang menyidangkan perkara tersebut<\/li>\n\n\n\n<li>Ketua Pengadilan Negeri dapat mendelegasikan pembagian perkara kepada Wakil Ketua terutama pada Pengadilan Negeri yang jumlah perkaranya banyak<\/li>\n\n\n\n<li>Pembagian perkara kepada Majelis\/ Hakim secara merata dan terhadap perkara yang menarik pehatian masyarakat, Ketua Majelisnya KPN sendiri atau majelis khusus<\/li>\n\n\n\n<li>Sebelum berkas diajukan ke muka persidangan, Ketua Majelis dan anggotanya mempelajari terlebih dahulu berkas perkara<\/li>\n\n\n\n<li>Sebelum perkara disidangkan, Majelis terlebih dahulu mempelajari berkas perkara, untuk mengetahui apakah surat dakwaan telah memenuhi-syarat formil dan materil<\/li>\n\n\n\n<li>Syarat formil: nama, tempat lahir, umur atau tanggal lahir, tempat tinggal, pekerjaan terdakwa, jenis kelamin, kebangsaan dan agama<\/li>\n\n\n\n<li>Syarat-syarat materiil:\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Waktu dan tempat tindak pidana dilakukan (tempus delicti dan locus delicti);<\/li>\n\n\n\n<li>Perbuatan yang didakwakan harus jelas di\u00acrumuskan unsur-unsurnya;<\/li>\n\n\n\n<li>Hal-hal yang menyertai perbuatan-perbuatan pidana itu yang dapat menimbulkan masalah yang memberatkan dan meringankan.<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n\n\n\n<li>Mengenai butir a dan b merupakan syarat mutlak, apabila syarat-syarat tersebut tidak terpenuhi dapat mengakibatkan batalnya surat dakwaan (pasal 143 ayat 3 KUHAP)<\/li>\n\n\n\n<li>Dalam hal Pengadilan berpendapat bahwa perkara menjadi kewenangan pengadilan lain maka berkas perkara dikembalikan dengan penetapan dan dalam tempo 2 X 24 jam, dikirim kepada Jaksa Penuntut Umum dengan perintah agar diajukan ke Pengadilan yang berwenang (pasal 148 KUHAP)<\/li>\n\n\n\n<li>Jaksa Penuntut Umum selambat-lambatnya dalam waktu 7 (tujuh) hari dapat mengajukan perlawanan terhadap penetapan tersebut dan dalam waktu 7 (tujuh) hari Pengadilan Negeri wajib mengirimkan perlawanan tersebut ke Pengadilan Tinggi (pasal 149 ayat 1 butir d KUHAP)<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image is-resized\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/pn-lubuklinggau.go.id\/images\/prosedur%20perkara\/prosedur_pid_002.jpg\" alt=\"prosedur_pid_002.jpg\" style=\"width:1092px;height:auto\"\/><\/figure>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li>Pemeriksaan dilakukan sesuai dengan prinsip-prinsip persidangan diantaranya pemeriksaan terbuka untuk umum, hadirnya terdakwa dalam persidangan dan pemeriksaan secara langsung dengan lisan<\/li>\n\n\n\n<li>Terdakwa yang tidak hadir pada sidang karena surat panggilan belum siap, persidangan ditunda pada hari dan tanggal berikutnya<\/li>\n\n\n\n<li>Ketidakhadiran terdakwa pada sidang tanpa alasan yang sah, sikap yang diambil:\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>sidang ditunda pada hari dan tanggal berikutnya<\/li>\n\n\n\n<li>memerintahkan Penuntut Umum untuk memanggil terdakwa<\/li>\n\n\n\n<li>jika panggilan kedua, terdakwa tidak hadir lagi tanpa alasan yang sah, memerintahkan Penuntut Umum memanggil terdakwa sekali lagi<\/li>\n\n\n\n<li>jika terdakwa tidak hadir lagi, maka memerintahkan Penuntut Umum untuk menghadirkan terdakwa pada sidang berikutnya secara paksa<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n\n\n\n<li>Keberatan diperiksa dan diputus sesuai dengan ketentuan KUHAP<\/li>\n\n\n\n<li>Perkara yang terdakwanya ditahan dan diajukan permohonan penangguhan\/ pengalihan penahanan, maka dalam hal dikabulkan atau tidaknya permohonan tersebut harus atas musyawarah Majelis Hakim<\/li>\n\n\n\n<li>Dalam hal permohonan penangguhan\/ pengalihan penahanan dikabulkan, penetapan ditandatangani oleh Ketua Majelis dan Hakim Anggota<\/li>\n\n\n\n<li>Penahanan terhadap terdakwa dilakukan berdasar alasan sesuai Pasal 21 ayat (1) dan ayat (4) KUHAP, dalam waktu sesuai Pasal 26, Pasal 27, Pasal 28 dan Pasal 29 KUHAP<\/li>\n\n\n\n<li>Penahanan dilakukan dengan mengeluarkan surat perintah penahanan yang berbentuk penetapan<\/li>\n\n\n\n<li>Penangguhan penahanan dilakukan sesuai Pasal 31 KUHAP<\/li>\n\n\n\n<li>Dikeluarkannya terdakwa dari tahanan dilakukan sesuai Pasal 26 ayat (3) dan Pasal 190 huruf b<\/li>\n\n\n\n<li>Hakim yang berhalangan mengikuti sidang, maka KPN menunjuk Hakim lain sebagai penggantinya<\/li>\n\n\n\n<li>Kewajiban Panitera Pengganti yang mendampingi Majelis Hakim untuk mencatat seluruh kejadian dalam persidangan<\/li>\n\n\n\n<li>Berita Acara Persidangan mencatat segala kejadian disidang yang berhubungan dengan pemeriksaan perkara, memuat hal penting tentang keterangan saksi dan keterangan terdakwa, dan catatan khusus yang dianggap sangat penting<\/li>\n\n\n\n<li>Berita Acara Persidangan ditandatangani Ketua Majelis dan Panitera Pengganti, sebelum sidang berikutnya dilaksanakan<\/li>\n\n\n\n<li>Berita Acara Persidangan dibuat dengan rapih, tidak kotor, dan tidak menggunakan tip-ex jika terdapat kesalahan tulisan<\/li>\n\n\n\n<li>Ketua Majelis Hakim\/ Hakim yang ditunjuk bertanggung jawab atas ketepatan batas waktu minutasi<\/li>\n\n\n\n<li>Segera setelah putusan diucapkan Majelis Hakim dan Panitera Pengganti menandatangani putusan<\/li>\n\n\n\n<li>Segera setelah putusan diucapkan pengadilan memberikkan petikan putusan kepada terdakwa atau Penasihat Hukumnya dan Penuntut Umum.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image is-resized\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/pn-lubuklinggau.go.id\/images\/prosedur%20perkara\/prosedur_pid_003.jpg\" alt=\"prosedur_pid_003.jpg\" style=\"width:1103px;height:auto\"\/><\/figure>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image is-resized\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/pn-lubuklinggau.go.id\/images\/prosedur%20perkara\/prosedur_pid_004.jpg\" alt=\"prosedur_pid_004.jpg\" style=\"width:1071px;height:auto\"\/><\/figure>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PROSEDUR PERKARA PIDANA<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[15],"tags":[],"class_list":["post-79","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-profil"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/pn-situbondo.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/79","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/pn-situbondo.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/pn-situbondo.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pn-situbondo.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pn-situbondo.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=79"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/pn-situbondo.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/79\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3169,"href":"https:\/\/pn-situbondo.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/79\/revisions\/3169"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/pn-situbondo.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=79"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/pn-situbondo.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=79"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/pn-situbondo.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=79"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}